Jasa ekspedisi (day 10)

Mungkin secara tidak sadar saya tergolong orang yang suka “nyacati”. Bukan berarti hal ini buruk. Sebab sejauh yang saya ingat, …

baca utuh

Ajang jangan membodohi (day 9)

Tulisan ini berasal dari rangkaian tweet yang tertulis di https://twitter.com/a_ef/status/844883291517808640 (Dengan sedikit perubahan dan keterangan tambahan) 1. IBOMA ini kok …

baca utuh

Medium yang sepi (day 6)

Omong-omong, tidak tahu kenapa, tapi medium ekspresi yang sudah mulai jarang dibuka orang itu malah atmosfernya lebih asyik. Twitter contohnya. …

baca utuh

Ritme (day 5)

Sekarang sudah memasuki hari kelima. Belajar dari empat hari sebelumnya, saya kebetulan sering baru menuliskan posting-an di malam hari. Bahkan …

baca utuh

Maaf yang parsial (day 4)

Saya pernah membaca bahwa ketika dalam sebuah rangkaian presentasi atau pemaparan sesuatu, hindari meminta maaf. Permintaan maaf di tengah-tengah kegiatan …

baca utuh

Apa yang terjadi? (day 3)

Kalau harus menjuduli tulisan ini, mungkin yang paling pas adalah “klarifikasi tentang apa yang sebenarnya terjadi”. Terutama dari medio 2015 …

baca utuh

Terlanjur (day 2)

Semestinya hari kedua ini saya menuliskan “apa yang sebenarnya terjadi ‘dulu’”. Akan tetapi, pikiran saya sudah keburu lelah, takutnya malah …

baca utuh

Jangan Ikut Picik

Saya memutuskan untuk memangkas bagian ini. Lebih baik cukup jadi konsumsi saya pribadi. Saya kurang setuju–setelah berpikir sekira sejam pasca …

baca utuh