D-day, thank you (day 76)

Akhirnya saya selesai sidang. Akhirnya pula kecemasan saya tidak terjadi. Tidak perlu ada penundaan lagi. Siang tadi, durasinya singkat, sangat …

baca utuh

Cemas (day 75)

Besok jadwal sidang pengganti yang harusnya Rabu kemarin. Dan seperti sudah saya perkirakan: saya cemas–ditambah kegamangan mikirin harga altcoin yang …

baca utuh

Merah (day 74)

Ini adalah tulisan update tentang hot-hot-nya saya turun ke lantai trading bitcoin, yang sayangnya penuh dengan drama kesengsaraan. Pasca dini …

baca utuh

Sistem btc (day 73)

Kondisinya saat ini adalah: antara saya yang salah timing dalam memasuki dunia trading bitcoin, ataukah memang semesta sedang sengaja mempermainkan …

baca utuh

Tunda (day 71)

Tadi ketika saya baru mau laporan kehadiran, tiba-tiba saja saya diberitahu bahwa kemarin sore Mas Bari lupa mengirim email pemberitahuan …

baca utuh

Ppt (day 70)

Sekian waktu rehat dari urusan desain maupun presentasi sungguh bikin “sense” saya tiarap. Salah satu yang paling bikin senewen adalah …

baca utuh

Chit-chat (day 69)

Malam ini Komunikasi 2013, angkatan saya, mengadakan kumpul-kumpul berias prom. Siang harinya, mas Bari dari departemen akhirnya mengirimkan email jadwal …

baca utuh

Jogja, macetmu (day 67)

Katanya hari ini ujian mandiri UGM. Pantas saja jalanan Jogja macet berat, terutama jalan-jalan utamanya–yang sialnya harus saya lewati kalau …

baca utuh

Menunggu (day 65)

Entah “kemampuan” ini turunan dari mana, tetapi saya cukup yakin bisa masuk kategori orang yang ahli menunggu. Sampai ke level …

baca utuh

Murni iseng (day 68)

Ada satu hal absurd yang sampai sekarang saya masih bingung pendefinisiannya: mengisengi diri sendiri. Coba langsung saya beri contoh: kalau …

baca utuh