Kompromi

Konsekuen dengan apa yang terlontarkan secara verbal kepada orang lain adalah hal yang saya pegang teguh. Syaratnya: apa yang keluar …

baca utuh

Tingal

Relasi saya dengan kaca mata semakin kompromis dari waktu ke waktu. Saya memakai gawai ini sudah sejak SMP. Sebenarnya kesadaran …

baca utuh

Rewel Generik

Di interaksi langsung, sudah tak terhitung berapa kali saya berucap ini: flu dan batuk adalah dua penyakit generik yang paling …

baca utuh

Mula (lagi)

Kalau diingat, saya berada di posisi paling berani sepanjang hidup bukan pada lima tahun belakangan. Justru sewaktu saya masih SMA. …

baca utuh

Ucapan Terima Kasih

[anggap ini sebagai penebusan saya atas kevakuman selama tiga pekan belakangan] Ini adalah salinan ucapan terima kasih yang juga saya …

baca utuh

Bad brain days (day 82)

Berbulan-bulan mencari istilah yang pas untuk “sindrom” janggal yang beberapa kali waktu saya alami, akhirnya hari ini saya menemukannya. Bukan, …

baca utuh

KKN meetup (day 81)

Separo hari ini saya habiskan bersama teman-teman KKN. Teman sub-unit lebih tepatnya. Siang foto bersama, dilanjutkan karaoke dua jam, dan …

baca utuh

Hiburan gratis (day 80)

Yang bikin saya senang ketika ke kampus adalah 1) wifi; 2) ketemu teman-teman seangkatan. Di poin kedua, saya selalu bisa …

baca utuh

Saya (day 79)

Hari lahir Pancasila itu hari ini. Saya baru sadar kalau hari ini pun berlabel merah alias hari libur, nyaris saja …

baca utuh

Wonder woman (day 78)

Membuat film heroik bersentralkan sosok perempuan tidak pernah mudah untuk dilakukan. Bukan karena tidak mungkin terjadi, tetapi karena formulanya cukup …

baca utuh

Kelegaan (day 77)

Ketika kemarin hari saya dipenuhi dengan kebahagiaan, baru hari inilah saya merasakan kelegaan karena sudah ada beban utama yang terangkat …

baca utuh