Wonder woman (day 78)

Membuat film heroik bersentralkan sosok perempuan tidak pernah mudah untuk dilakukan. Bukan karena tidak mungkin terjadi, tetapi karena formulanya cukup pelik. Apalagi di dunia sinema yang selama ini sudah terlanjur kecanduan dengan standar male-gaze. Untuk memecah mata rantai itu, tentu saja salah satu langkah utama yang harus dilakukan adalah menyerahkan sebagian urusan vitalnya kepada sosok perempuan yang punya visi kuat. Wonder Woman tidak hanya menyerahkan posisi strategis itu teruntuk satu orang, tetapi dua orang sekaligus: Patty Jenkins di posisi sutradara dan Gal Gadot di posisi protagonisnya.

Review lengkap sudah tersedia di ngepop.com