duapuluhtujuh
@31harimenulis
Naifnya saya sempat berpikir kalau habis bulan puasa jadwal tidur saya bisa kembali normal. Saya jadi saksi sendiri kalau yang terjadi justru makin parah. Terbalik.
Saya baru saja terbangun setelah tidur nyaris enam jam dari pukul tiga sore. Ketika membuka mata saya sempat panik karena berpikir bahwa itu sudah lewat hari. Nyatanya baru jam delapan lewat.
Bingung juga mengapa bisa begini. Sekali pun saya masih mengantuk di pagi buta (pasca terbangun dari tidur malam), dan saya berusaha merem lagi, yang kejadian malahan saya tidak bisa kembali terlelap. Akhirnya saya tetap melek hingga matahari kelihatan, lalu nonton beberapa video di YouTube, dan mulai mengurusi tanaman di teras.
Usaha untuk balas dendam karena kurang tidur itu terus saya lakukan. Biasanya lepas jam makan siang saya sudah putus asa karena masih saja matanya terbuka (walau asap di kepala rasanya sudah muter-muter). Dan entah bagaimana, menjelang jam tigaan kantuk luarbiasa langsung muncul. Di siklus inilah saya sekarang berada.