duapuluhdelapan
@31harimenulis
Saya tidak tahu bagaimana cara memulai pertemanan. Selama ini yang saya lakukan selalu bermula pada percakapan yang tidak disengaja lalu beberapa saat kemudian (mungkin) bisa langsung akrab.
Akan tetapi, dibandingkan orang lain yang bisa sangat rekat segéng, saya merasa selama ini saya lebih nyaman berada di tengah-tengah. Tidak terlalu jauh, tidak terlalu dekat. Saya tidak punya masalah berelasi dengan siapa saja, pun tidak eksklusif di satu kubu. Namun, mana yang paling bikin pikiran saya sehat, itulah yang coba saya pertahankan. Saya tidak tahu ini bagus atau tidak pada awalnya, tapi belakangan saya sadar hal ini justru sehat karena umurnya bisa berjangka panjang.
Meski di tengah, kadar hubungan saya dengan orang lain tetaplah berbeda-beda. Hal ini bisa diamati kalau saya sedang berinteraksi dengan mereka. Kadar antusiasnya bisa dengan mudah saya baca–orang lain sangat mungkin salah tafsir.