Kalau saya balik ke 2016 waktu pertama kali mengikuti serial Skam, tetap tidak akan terbersit di benak bahwa tiga tahun kemudian fandom ini bakal disuguhi tujuh remakes beda negara dalam waktu bersamaan.
Fenomena langka ini benar-benar terjadi pada akhir April 2019. Di penghujung bulan lalu akhirnya remake “terakhir”, si wtFock, memulai perjalanan musim keduanya. Sedangkan untuk remakes lainnya, di 2019, sudah pada melenggang ikut estafet sejak Januari dan sangat terasa “diguyur”-nya pada Maret–sebab mayoritas remakes dilempar ke audiens di bulan ini.
Sejak saat itu, hingga paruh pertama tahun ini, keseharian saya tidak pernah lowong dari yang namanya “penantian klip-klip” baru. Yang enam remakes di antaranya mesti usaha ekstra keras dan sabar sebab dituturkan tidak dengan bahasa Inggris. Akan tetapi, kondisi itu juga membawa berkah, saya jadi tahu sekian kosa kata baru dari beragam bahasa. Bahkan, khusus Perancis, saya lumayan memperoleh improvement dalam memahami kalimatnya.
Mei ini satu per satu dari mereka pamitan. Musimnya memang harus berakhir. Druck dari Jerman mengawali, lanjut Austin garapan AS, dan pekan ini NL milik Belanda melanjutkan estafet finale-nya.
Fandom belum tahu pasti kapan “keajaiban beruntun” ini bakal terulang kembali di masa mendatang. Yang jelas, sampai waktu itu hadir kembali, kami punya guyuran bahan nostalgia yang jumlahnya lebih dari cukup.
Terima kasih Skam dan seluruh remakes-mu.