
Project 2014 Day 22 of 365
Jangan pernah berbohong terutama padahal-hal yang memang tidak dianjurkan untuk melakukannya. Khususnya perihal cinta. Saya dicekoki oleh sajian semacam ini bertubi-tubi karena beberapa hari film yang saya tonton tidak lepas dari tema ini. Bahkan mayoritas cenderung ekstrim memberikan gambaran yang parah, dalam artian: bohong itu tidak hanya memperburuk suasana, namun juga menghancurkannya.
Tadi dinihari saya menyelesaikan tontonan Blue Jasmine (2013) yang benar-benar bisa membuat para penonton ikut frustasi sewaktu dan setelah menontonnya. Pada awalnya, bahkan sampai nyaris akhir saya dibuat sangat bersimpati dengan tokoh utama perempuannya. Nyaris saya tidak mencoba memikirkan sisi buruknya, yang terlintas adalah dia memang seharusnya memperoleh kehidupan baik. Secara drastis semua argumen muluk-muluk saya di awal hingga nyaris akhir dimentahkan dan serasa dicampakkan sehingga meninggalkan perasaan bingung: siapa yang sebenarnya terlalu naif, saya atau Jasmine?
Benar musti saya akui bahwa Cate Blanchett memberikan kualitas akting yang susah ditandingi aktris lainnya untuk tahun ini. Bahkan Meryl Streep melalui filmnya August: Osage County yang sudah saya tonton beberapa hari lalu tidak sebegini parah memberikan efek lumayan ‘depresi’ pada saya. Perasaan yang muncul adalah bentuk plerem.
Hal yang menjadi kunci utama tetaplah kejujuran itu harus dilontarkan paling tinggi. Apapun keadaannya. Pun rasa panik atau defense yang berlebihan juga harus bisa diatur, manajemen panik. Tidak semua hal akan berujung baik apabila kepanikan itu disikapi dengan ucapan hiperbola yang malah memperburuk keadaan.
Segila apapun film yang saya tonton hari ini, saya merasa selalu haus untuk menunggu masterpiece lainnya. Mau bagaimana lagi kalau dasarnya sudah cinta dengan hal yang bernama film?
Hari ini saya boleh bangga karena juga produktif membuat sebuah karya video pendek semi animasi. Itu akan menjadi trailer untuk channel YouTube saya, tungu minggu depan untuk ter-upload. Saya sangat senang melihat hasil akhir yang terwujud, bahkan suara saya bisa segaul itu pada finishing.
Sudah membuat rasa bangga apa hari ini?
plerem /plérém/ (n) satuan terkecil dari ungkapan yang mempunyai makna