#20thPROJECT
#week4
4 Tahun
22 Mei 2014
Saya memilih untuk cepat-cepet masuk TK atas dasar kemauan sendiri. Bahkan ketika umur saya baru 4 tahun. Dan di kemudian hari pilihan ini menjadi agak zonk.
Saya ingat betul saat pertama kali ingin mendaftarkan diri. Ketika itu bukan tahun ajaran baru, jadi saya ngotot untuk tetap masuk TK ketika sudah setengah semester berjalan. Keluarga saya sudah tidak mengontrak rumah, tapi kembali ke dusun Dhuri, tempat dua tahun pertama saya tumbuh dan berkembang. Menempati rumah tua yang bersebelahan dengan rumah simbah, nama aslina Mbah Zaenab, tapi kami para cucu menyebut beliau Mbah Dhuri. Kembali ke hari pertama tadi, saya berjalan biasa, tapi entah mengapa hari itu malah jatuh berkali-kali. Lutut saya benar-benar babak belur, keluar darah yang cukup ngeri seingat saya, karena tidak hanya di satu bagian pun lebih dari sekali jatuhnya. Namun saya tetap memilih berjalan sendiri, tidak mau digendong ibu yang kebetulan hari itu berperan sebagai pengantar.
Sesampainya di TK ABA Dhuri (hanya berjarak kira-kira 100 meter dari rumah saya), saya masih sempat ditanyai mengapa kakinya banyak darah oleh ibu kepala sekolah. Singkat cerita, hari berikutnya saya sudah ikut bergabung di dalam kelas bersama teman-teman yang lain.
Tahun keempat adalah salah satu momen dengan ukuran optimisme paling tinggi. Saya benar-benar tidak memikirkan hal-hal buruk yang bisa saja terjadi. Hari-hari itu diisi dengan bermain bersama beberapa teman baru, karena tentu saja perlu penyesuaian lagi setelah kurang lebih setahun sebelumnya berada di tempat yang berbeda.
Ditambah kebahagiaan bahwa akhirnya saya punya adik! Perempuan, namanya Hanifah Nur Fadhilah. Detail ketika saya ikut diajak bapak untuk melihat kecilnya bayi itu setelah dilahirkan masih sangat jelas di ingatan.
Bapak juga membuatkan sebuah mobil-mobilan (berbentuk truk berwarna abu-abu) dari kayu yang ukurannya sangat besar waktu itu. Saya bahkan tidak sanggup untuk mengangkatnya sendiri. Dan kalian harus tahu bahwa truk buatan tersebut sangat keren! Serius!