
Project 2014 Day 146 of 365
26 Mei 2014. Kalau mau berlaku jahat, ayo saya ladeni dengan sangat terpaksa. Bukan pada adu tidak perlu, karena itu sudah benar-benar konvensional. Kalau mau adil, berpikir bersama tentang gaya pertahanan pendapat antar kubu.
Kebetulan saya cukup ahli dalam membuat banyak ungkapan implisit. Maka hari ini adalah waktu ketika saya ingin menjadikan tulisan blog sebagai ajang siapa yang bisa lebih elegan dalam mengatakan sesuatu.
Hal pertama yang perlu dicatat adalah saya bukan tipe pendendam. Kedua karena apa yang ditopikkan merupakan suatu hal yang mereka sendiri pikir hanya saya yang lakukan. Tidak? Tentu saja tidak!
Ketika munafik mulai menyulurkan banyak tangan pengaduan, maka saya akan berada pada garda depan. Karena apa yang menurut saya benar, akan menjadi benar dan semakin benar. Saya ingin bermain ego hari ini karena kubu seberang juga menyulut dengan ego ketika mencoba untuk memberikan hal lain yang mengarah pada pribadi ini.
Saya bukan orang yang mengharapkan bahwa suatu saat banyak orang yang akan sadar. Namun lebih pada hal mengapa mereka tidak juga mengerti bahwa ada pola tidak disadari maupun sebaliknya. Saya sampai tidak sempat berlaku eksplisit menunjukkan ketidaksetujuan, keburu dijambret.
Bukan bentuk tanggungjawab yang bisanya hanya menaruh rasa salah kepada sebagian orang. Akan lebih baik apabila mau berhenti menengok orang lain, biar rasa tidak enak itu mampir dengan sendirinya tanpa harus memandang sinis. Karena sama saja munafik ketika ternyata mereka juga melakukan hal sama tapi seolah-olah tidak. Kata apa yang patut disandang selain munafik bagi mereka yang seperti itu?
Sudah mengintrospeksi apa hari ini?