
Project 2014 Day 145 of 365
25 Mei 2014. Across the Universe (2007) menurut saya adalah suguhan megah. Kebetulan lagi saya menonton film ini dengan tanpa tahu bahwa bentuknya musikal. Seperti Les Miserable, namun lagu-lagu yang digunakan lebih modern.
Menggunakan banyak track dari band The Beetles, film ini tampil dengan sangat anggun! Pernah tidak Anda menonton film yang plot ceritanya dibangun berdasarkan gabungan-gabungan lagu sebuah band atau seorang penyanyi? Tentu bukan film dokumenter yang saya maksud, tapi film reguler dengan susunan cerita berdasarkan lagu, lalu kemudian masih ada kejutan nyanyian setelah beberapa dialog normal.
Menyenangkan ga sih? Karena sampai sekarang saya masih terbayang-bayang dengan presentasi ini. Perasaan yang timbul adalah ingin mengulang-ulang lagi. Semacam dua jam durasi belum mencukupi. Setelah melihatnya, hal pertama yang saya pikirkan adalah: film ini sempat dapat penghargaan Oscars atau tidak?
Untungnya juri The Oscars masih rela memberikan satu nominasi bertajuk Best Costume Design, meski tidak berhasil menang. Lagi, Across the Universe juga memperoleh nominasi Best Picture Musical di Golden Globe, walau tidak berhasil menggondol piala juga. At least, masuk ke dalam nominasi sudah menunjukkan bahwa kualitas yang dimiliki adalah mumpuni.
Meski masih ada sedikit celah di jalinan plotnya, pun secara teknis pengambilan gambar masih ada beberapa bagian yang unstable, tapi secara keseluruhan hal-hal itu ditutupi dengan jalinan metafora yang melambungkan kekaguman. Sajian yang menarik!
Menurut saya 8,5 dari 10 bintang.
Sudah mengagumi apa hari ini?