empat
@31harimenulis
Aslinya tidak punya gairah buat melirik keributan ini–aka si so called penantang elite global. Tapi kok ya dengungnya berderet-deret muncul di timeline twitter saya seharian ini–kebanyakan karena menghujat si empunya cangkem.
Saya cuma geram.
Apakah dia sadar sepenuhnya kalau sedang teriak-teriak sampai pekak sendirian di ruang vakum?
Apa yang diperoleh dari ndableg yang tidak disokong sembada?
Apa tidak sebaiknya tutup mulut saja?
Dia bilang masalah ini terlalu dilebih-lebihkan oleh orang yang tidak kompeten dan yang sudah sepakat bermufakat jahat. Lalu apa kemudian dia jadi kompeten ketika bilang orang lain tidak kompeten? Lalu apakah yang dia perbuat–dengan berkoar serampangan macam itu–bukan termasuk perbuatan jahat kepada orang-orang yang terdampak langsung/tak langsung dan menjadi korban?
Kalau saja dia adalah orang yang dikenal dan kebetulan sampai ke telinga Philip DeFranco, pasti sudah disemprot tanpa filter dengan jargon andalannya, “DON’T BE STUPID, STUPID!”