Kurang tidur. empat. (day 58)

xxvii

@31harimenulis

Kebanyakan “gimana kalau” juga bikin kurang tidur. Ada saja rentetan alternatif hal yang berseliweran. Seperti malam ini di mana pikiran saya dipenuhi oleh: bagaimana caranya mengakali pencetakan lembar-lembar yang kebetulan butuh warna?

Saya kepikiran untuk nyetak sendiri, tapi toner warna ada yang habis–hasil cetakannya jadi belang. Saya kepikiran buat nyetak di tempat fotokopian luar, tapi saya nggak yakin hasilnya bakal bagus–mahal pula. Bahkan saya kepikiran buat nyetak gambarnya secara terpisah di kertas stiker di percetakan yang terpercaya, untuk berikutnya saya timpakan stiker itu di tempat seharusnya–tapi kepikiran: gimana kalau malah bikin tampilannya aneh.

Sejauh ini saya mempertimbangkan dengan serius opsi terakhir. Gara-gara ini pulalah sekarang mata saya terpaksa terus melek padahal pengin cepat-cepat merem. Tolong, saya tadi belum tidur siang.