Kurang tidur. satu. (day 37)

vi

@31harimenulis

Kapan waktu, saya sempat membaca bahwa tidur sangatlah underrated. Saya bisa menarik kesimpulan bahwa orang yang pertama kali menyatakan itu, tahu betul bagaimana harus menyeimbangkan pola hidup.

Jangan bilang, demi pekerjaan dan tuntutan lembur, mengabaikan tidur adalah jalan keluar. Memang di sini, ada tuntutan formal, tetapi harusnya menyimpang demi kebaikan diri (dan bisa berdampak ke interaksi kehidupan lainnya) layak dimaklumi.

Di kasus saya, terjaga hingga larut malam lebih-lebih sampai menembus pagi hanya akan menambah racun yang menyumbat kepala. Rasanya seperti ditekan dan dibuat tidak nyaman. Plus bonus kondisi di mana kepala serasa terisi kabut.

Jelas itu tidak nyaman.

*) Ditulis di kondisi ngantuk berat