#SelapanDinaNulis Sekarang

#dina18 batch 2

Bisa jadi mulai tergerus esensinya. Ketika suatu waktu ada hal lain yang bisa mengalihkan fokus. Sama-sama penting, lalu seolah tiba-tiba saling tumpang tindih. Hanya karena awalnya ingin terlihat bisa me-manage pekerjaan dengan lebih baik–minimal bagi pikiran sendiri–malah itu lah yang menjadi hadangan utama.

Mengerikan, lho, mencoba meyakinkan diri sendiri itu. Pasti ada pengiyaan dan penyangkalan. Hampir bisa dibilang yakin, tapi memang mendekati kenyataan itu. Hari ini saya mencoba berpikiran positif tentang mengerjakan take home. Nyatanya distraktor yang lain terlihat terlalu lihai nan kuat. Atau karena memang saya mencoba tidak mau ambil pusing secara buru-buru? Itu bisa saja. Tapi untuk masalah lain? Ada saran yang menyebutkan untuk tetap terjang saja, itu memang berfungsi. Bisa jalan.

Memang harus terus mencoba melahap satu-satu secara tenang. Serapi apapun sudah terencana, kalau tidak segera diselesaikan juga percuma. Duh, kok malah komplain saja.