
Project 2014 Day 143 of 365
23 Mei 2014. Ada sebuah anekdot lagi yang saya peroleh hari ini. Berkaitan dengan genre-genre hantu yang berhasil eksis di layar TV maupun lebar Indonesia dalam beberapa dekade.
Bagi Anda yang sempat mengalami masa sebelum reformasi, pasti menyadari bahwa hantu-hantu yang ditampilkan rata-rata adalah bentuk arwah londo (Belanda). Namun kemudian berubah menjadi lebih lokal seperti hantu Terowongan Casablanca, hantu Jembatan Merah, dll setelah tahun 2000. Nah, di sini lah insight baru yang saya dapatkan setelah mengikuti acara bedah buku “Krisis dan Paradoks Film Indonesia” di Perpustakaan Pusat UGM sampai jam setengah 12 tadi.
Si pembicara yang tidak lain adalah penulisnya menjawab sebuah pertanyaan dengan melempar alasan yang telah lebih dulu saya kemukakan di atas. Mengapa terjadi gap yang bisa dibilang berbeda dalam genre hantu, lebih karena bentuk rasa ketakutan yang timbul. Misalnya mengapa sebelum reformasi lebih terkenal hantu Belanda? Alasan paling kuat bisa jadi karena Belanda memang masih terasa menghantui, sebab penjajahan yang dilakukan sampai berabad-abad. Pun begitu dengan hantu lokal yang seringkali mencatut nama bangunan setelah masa reformasi, mungkin penyebabnya karena masyarakat Indonesia masih sangat terhantui dengan masalah pembangunan.
Saya benar-benar tertawa lepas sejenak setelah mendengar anekdot tersebut. Bagaimana mungkin tidak saya sadari? Bahwa alasan konyol semacam itu malah bisa sangat masuk akal dibandingkan dengan pembelaan-pembelaan para produser film horor yang ingin cepat-cepat balik modal. Penting untuk mengamati lebih dekat, sebenarnya apa yang masih salah dengan budaya perfilman kita? Mengapa masih terkesan jalan di tempat dan masih saja terlihat hanya mengikuti musim? Perlu adanya renungan bersama dan bantuan besar dari banyak pihak. Prioritas itu dibutuhkan.
Sudah menonton film apa hari ini?
Tontonan hari ini adalah episode 2 dalam season 1 series Arrow. Saya baru ngeh ternyata serial ini adalah milik DC comics. Jelas langsung saya buru semua episode. Tidak sabar untuk segera menyelesaikannya!