Audiens – Day 133 of 365

Project 2014 Day 133 of 365

13 Mei 2014. Tidak semua disiplin ilmu yang mau dengan senang hati membagi sekat-sekat yang sama besar antar objek kajiannya. Beruntungnya saya diberikan kesempatan untuk memandang berbagai perspektif tidak hanya dari satu kacamata. Sekali lagi kelas Teori Komunikasi berhasil merebut perhatian saya untuk kemudian ditumpahkan dalam salah satu tulisan.

Disebut dengan nama Uses and Gratification Theory. Kalau mau dipaksakan untuk memiliki penjelasan judul dalam mode Bahasa, maka kurang lebih: kegunaan dan pemenuhan kebutuhan. Sudah bisa menerka ke mana arahnya?

Kalau salah satu tebakan Anda adalah audiens, maka itu adalah jawaban yang tepat. Teori ini memandang bahwa semua konten yang disajikan oleh media bertujuan untuk memenuhi kebutuhan penonton. Penonton dianggap berperan aktif dalam menentukan jenis tayangan apa yang akan tersaji. Bentuk keaktifan di sini jangan hanya dibayangkan bagi mereka yang menonton saja, namun sebenarnya mereka yang “memilih” untuk tidak menyalakan TV pun juga termasuk. Mereka telah mengambil kesimpulan bahwa tidak ada acara yang dianggap bisa memuaskan kebutuhan batin.

Ada pertanyaan muncul: terus bagaimana posisi media?

Jangan selalu meletakkan semuanya dalam satu meja yang rata. Ada sebagian hal yang sebenarnya hanya butuh satu pihak, kecondongan egois. Maka di sini media hanya dianggap sebagai penyedia pemuas kebutuhan. Menarik bukan?

Ini lah yang membuat saya lumayan tergugah untuk mengatakan bahwa teori ini memiliki implikasi menarik apabila akan terus dijadikan bahan perbincangan. Kita juga butuh sesuatu yang tidak hanya memihak penyedia, tapi juga memiliki kecenderungan memihak pemakai.

Sudah mengamati suatu hal dari banyak sisi hari ini?