
Project 2014 Day 106 of 365
16 April 2014. Saya sering memikirkan hal-hal yang mengarah ke kebalikan perspektif umum. Namun sayangnya sering kecolongan karena memang jarang saya ungkap secara massal. Apa yang terjadi pada dinamika kehidupan memang bisa dilihat secara kasat mata, sebagian. Namun sebagian lain perlu waktu lebih lama.
Alasan publik dibangun karena terlalu banyak rasa idem alias sama dengan atas alias sama dengan lainnya. Pagi ini di kelas Komunikasi Antar Manusia bahkan ditunjukkan bahwa pemilihan Unit Kegiatan Mahasiswa pun banyak yang demikian. Tidak ada bentuk konkrit yang menyatakan bahwa mereka memilih UKM karena hal ini, karena dasar ini. Mayoritas yang terangkat dari sesi tanya jawab adalah “pengen aja.”
Bukan jawaban yang diharapkan semua orang. Karena jawaban seperti itu jelas tidak memberikan gambaran yang diinginkan. Merusak sistem yang sebenarnya dipakai untuk melaksanakan penjaringan opini. Tidak menyelesaikan masalah. Yang kemudian terjadi pada kegiatan tersebut hanyalah “ngintil” ke sana ke mari tanpa mau repot-repot melakukan penggalian. Maka tidak akan ada efektivitas yang terjadi. Kesiaan waktu, saya lihat. Kalimat yang kemudian dijadikan tameng adalah, “Tenang, masih muda kok!”
Pret!
Sudah memikirkan alasan bergabung kepada suatu hal hari ini?
Tontonan hari ini: City Island.