Statement – Day 71 of 365

Project 2014 Day 71 of 365

12 Maret 2014. Saya ingin berbagi perspektif lagi, kali ini tiba-tiba ingin mengulik masalah statement, pernyataan. Sebuah produk lagi dari makhluk yang bernama manusia, dipakai untuk semua hal. Memiliki kekuatan tanggungjawab yang luar biasa. Tidak terlihat, tidak bisa ditarik kembali secara verbal.

Setidaknya di kelas Komunikasi Antar Manusia saya pernah mendengar kalimat itu bahwa ucapan bersifat irreversible. Tidak bisa ditarik kembali dan bersifat permanen. Ini berhubungan dengan apa yang disebut kehati-hatian. Apa yang dijadikan ungkapan umum, maka secara alami pula akan menjadi statement bersama. Saya sering memetakan pernyataan ke banyak hal ketidaksengajaan. Sudah sifat dasar manusia di mana semua hal lebih terasa hidup ketika dilaksanakan spontan. Sedihnya, tidak semua hal yang bersifat spontan itu akan berakhir baik-baik saja.

Seringnya lagi, akan terus ada golongan yang mengagungkan spontanitas. Layaknya semua kesepakatan yang telah ada sebelumnya. Orang bisa divonis gagal dan bersalah apabila ada statement menjatuhkan dari orang yang dianggap memiliki hak bersuara pada hal itu. Pada semua hal, ketentuan akhir akan membawa pernyataan sebagai hal dengan level tertinggi.

Pun apabila kita di Indonesia berhubungan dengan birokrasi. Ketika tanda tangan kita dan materai 6000 menjadi pernyataan tertulis dan gumaman dalam hati berwujud verbal intrapersonal. Sayangnya tidak semua orang mau memahami bahwa kita juga butuh mematahkan pernyataan yang memberikan efek buruk bagi semua. Untuk renungan bersama saja, bahwa statement umum yang sudah menjadi hal biasa itu juga belum bisa dianggap benar untuk semua hal.

Sudah menyatakan apa hari ini?