“Punya pacar? Jadi ini nunggu dijemput pacar?”, tanya bapak tukang rujak suatu sore di pinggir jalan.
Saya cuma bisa ketawa sopan sambil balas, “Teman, Pak”. Lalu si bapak ini tersenyum seribu arti. Senyum yang tidak pernah ingin saya artikan.
Basa-basi pacar kini menyerang, tidak pandang kenal…
Ini harus di-reblog ke semua penjuru Indonesia. Biar pada sadar.