Syria – Day 9 of 365

Project 2014 Day 9 of 365

Link Ben’s video Becoming Youtube: http://www.youtube.com/watch?v=LhDtjM3I0zw

Link Jack’s video Syria Challenge: http://www.youtube.com/watch?v=iJXMJ1_eoOU

Sekeren apa pun visualisasi bentuk perang di film, tetapi pada kehidupan nyata saya yakin Anda tidak mau sampai hal itu terjadi. Hukum rimba di mana yang menang adalah si pemegang kuasa dan kebetulan itu adalah orang serakah, maka seperti tragedi Syria lah hasilnya.

Hari ini saya akhirnya sempat menonton secara penuh Becoming Youtube Video 11  yang sudah ter-download sejak tanggal 6 Januari. Secara jujur saya mengatakan bahwa di beberapa bagian saya benar-benar menitikkan air mata. Sudah lama saya tidak sebegini emosionalnya sewaktu menonton film. Dan kebetulan hari ini, Becoming Youtube berhasil melakukannya.

Sebagai sebuah video yang dibuat oleh generasi kita, saya bisa bilang bahwa produk ini lebih berharga daripada iklan propaganda sejenis yang sudah ada lainnya. Dalam video miliknya, Jack mengatakan bahwa sebelumnya dia tidak mengetahui sama sekali tentang konflik Syria, dia hanya mengetahui ada negara bernama Syria. Kemudian Ben memberitahunya mengenai project yang dimasukkan ke dalam video ini, sehingga Jack paham apa yang sebenarnya terjadi. Saya pun demikian. Sebelumnya saya hanya mengetahui bahwa Syria sedang konflik berkepanjangan tanpa tahu sebenarnya seperti apa keadaannya. Setelah menyaksikan video 20 menitan ini saya sadar bahwa saya masih mempunyai rasa kemanusiaan.

Di satu bagian, diperlihatkan pembangunan sebuah bangunan yang masih on progress. Kemudian karena pengungsi anak-anak tidak bisa dibilang sedikit, maka relawan berinisiatif: yuk gambar di keramik. Anak-anak Syria dengan semangat melukis di atasnya semacam lupa dengan kondisi yang mereka alami sekarang. Secara jujur lagi, saya paling tidak bisa melihat anak kecil dan perempuan yang mengalami kondisi kurang menyenangkan. Saya benar-benar out of control sewaktu menonton scene ini. Saya benar-benar tumpah.

Saya mengatakan bahwa pemerintahan manapun yang majuh tidak bisa dibiarkan. Apalagi yang sampai membuat kengerian semacam ini terjadi dan kebetulan itu dipelopori oleh negara lain dengan kedok bahwa negara yang diserang akan menghancurkan dunia. Tanpa bukti yang jelas. Bukan masalah keamanan dunia yang saya sesalkan, namun nasib buruk masa lalu anak-anak Syria kedepannya. Karena injeksi moral paling besar adalah sewaktu masih kanak-kanak. Di kemudian hari bukan tidak mungkin mereka akan membawa dendam yang bahkan bisa luarbiasa mengerikan dan tidak terbendung, saya tidak bisa membayangkan hal ini, saya tidak mau hal seperti ini terjadi. Semoga.

Di sini saya menekankan bahwa: mengapa tidak hidup nyaman bersama?

majuh: (a) rakus