Project 2014 Day 60 of 365
1 Maret 2014. Akan lebih mudah memahami masa-masa yang kita pikir itu berjarak dengan waktu sangat lama. Masa kecil misalnya. Pada keadaan seperti itu, cara paling mudah adalah mengamati, menonton dengan keingintahuan sama besarnya ketika kita memperoleh hal baru. Meski akan lumayan sukar karena ini berhubungan dengan hal-hal yang sebelumnya pernah kita pijaki.
Tapi tidak masalah, karena kita semua pasti yakin bahwa ingatan manusia bersifat temporary. Kemarin atau tadi terjadi, lalu satu saat kemudian tinggal 70 persen yang tertinggal, lebih kecil nominalnya juga bukan hal mustahil.
Premis semacam ini seharusnya sudah bisa ditebak mau kemana arahnya, apalagi untuk tulisan saya sendiri. Ya, saya membicarakan film. Lebih tepatnya beberapa film pendek yang kebetulan barusan saya tonton di vimeo. Ada sebuah karya yang membuat imaji saya sangat merasa kagol selesai menontonnya. Hanya tiga menit. Namun itu sudah cukup memberikan efek frustasi karena melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Membawakan sebuah fragmen kehidupan anak-anak. Saya rasa di mana pun lokasinya, seharusnya ada kesamaan. Saat ketika mereka suka sekali dengan yang namanya eksplorasi pada dunia luar. Ketika menemukan bangkai hewan, mereka tidak takut, malah menganggapnya sebagai hal yang unik layaknya souvenir, perlu dibawa pulang. Ketika kondisi tidak seiya, maka timbul pertikaian kecil-kecil tai ayam. Akan sangat menyenangkan ketika masih berada pada level ini. Yang kemudian menjadi pengubah adalah ketika kedua anak kecil di sini mencoba untuk mengeksplor masalah organik, banyak hal yang ingin dimasukkan ke dalam mulut. Ngilu.
Judul film pendek ini adalah “Interdependence.” Anda harus menontonnya segera!
Setidaknya ada lima film pendek hari ini, namun ini lah yang kemudian memberikan bekas tohokan cukup dalam. Saya merasa tertampar.
Sudah mendapat hal dramatis apa hari ini?