#dina24
Seperti yang saya tulis di Path beberapa menit sebelum ini. Dan yang pernah saya ungkapkan kepada kelompok teman saya kemarin sore. Saya bingung dengan orang yang bisa dengan mudah menulis panjang. Perlu diingat bahwa kapasitasnya sama. Hanya saja, ketika mereka saya tanyai, caranya adalah dengan mengulang-ulang apa yang sudah diungkapkan sebelumnya.
Pada level ini saya menyerah. Bukan karena saya memilih lemah, tapi karena pada dasarnya kalau menyangkut tulisan, saya termasuk yang tidak tegaan. Artinya ketika orang lain bisa dengan tenang mengulang-ulang pernyataan yang sudah sempat dimuntahkan dalam bentuk tulisan sehingga tersebar hampir di setiap kerangka, saya tidak begitu. Saya bakal gelisah dan *maaf agak berlebihan* merasa bersalah.
Sebab pasti ada saja tugas yang acuannya adalah jumlah halaman. Lebih dari tujuh halaman??? *speechless*
Sampai pada satu titik saya bertanya: Apa saya harus menjadi tega?
Tapi itu pun masih dalam tanda tanya besar. Pada dasarnya, apa yang saya tulis adalah apa yang saya ketahui, dan itu adalah eksklusif, tidak bisa dengan gampangnya digunakan berulang-ulang dalam satu bendel hasil. Duh, dilema.