Project 2014 Day 173 of 365

22 Juni 2014. Take home pasti berlalu. Rapalkan ini setiap kali ada kemungkinan baru untuk segera menghadapi waktu senggang. Ketika banyak orang yang mengharapkan bentuk tugas ini, saya lagi-lagi mesti berpapasan dengan kenyataan. Fakta lapangan tak bisa bohong ketika majority adalah bentuk berlebih-lebihan berikutnya. Enam dari delapan. Bahkan kalau itu dibentuk voting, suaranya mutlak. Menang. Merdeka.
Lalu sore hingga malam tadi akhirnya Kompaster coba diselesaikan bersama. Dalam posisi selasar remang-remang sebab kami berusaha mencari tombol mana yang sebenarnya digunakan untuk menyalakan pelita sebelah selatan. Sebenarnya simple saja tugas ini, arah yang telah kami tempuh sudah jelas, sudah benar, tapi memang masih ada revisi beberapa bagian karena ada yang salah tafsir. Sebetulnya juga, penugasan kali ini menyenangkan untuk dikerjakan, sebab semuanya seolah bersimpati pada bentuk akhirnya. Meramalkan tentang sesuatu yang fiktif tapi ada bentuknya, tidak bisa kami sentuh, dibayangkan pun cukup.
Dan ternyata hasil akhirnya menyenangkan, saya menyukainya.
Sudah menggarap diskusi apa hari ini?
Tontonan hari ini The Boy with the Cuckoo-Clock Heart (2013)