Project 2014 Day 213 of 365
1 Agustus 2014. Dengan mudah dan seolah tidak berasa telah merangsek pada acuan bulan kedelapan. Agustus. Entah, tapi semakin hari, perubahan waktu seolah sudah tidak berarti lagi bagi saya. Merasa bahwa apa yang dilalui tiap orang memang berbeda, kemudian kalau sampai ikut euforia, berarti manusia mencoba menjerumuskan diri ke gerombolan yang “sama.” Mengerikan, eh?
Setidaknya mulai beberapa bulan belakangan ini pandangan saya demikian. Hal yang saya khawatirkan malah berupa gejolak yang terjadi di sekitar saya. Anomalinya bisa sangat abstrak dan kadang punya pengaruh langsung dengan putusan saya.
Bisa jadi saya terlalu menyederhanakan banyak hal belakangan ini. Dulu saya bisa saja dengan mudah menyebut sederhana itu menyenangkan. Tapi ketika sudah sampai di titik ini, sederhana yang terwujud menjadi menakutkan. Ini salah satu poin utama anomalinya.
Maka kalau kemudian saya memutuskan untuk berlaku lebih selektif—meskipun biasanya juga iya—sepenuhnya bukan menjadi tanggung jawab bersama. Sehingga apabila terjadi ketimpangan mendasar, tidak perlu ada anulir pihak ketiga. Langsung saja tegur saya. Saya merasa harus tetap berbuat baik, satu-satunya hal sederhana yang sepertinya tidak terkena distorsi pemikiran otak. Semoga.
Sudah berbuat baik apa hari ini?
Tontonan hari ini Clueless. Film genre drama remaja yang sebenarnya ini klise sekali, tapi di sini lah letak nilai lebihnya. Ternyata ada juga hal klise yang dikemas dengan lebih menyenangkan. Oke, saya terlambat baru menontonnya tadi.