delapan
@31harimenulis
Kalau diibaratkan sebagai siklus, 2018 bagi saya merupakan masa transisi. Dari sosok yang tak tanggung-tanggung menempatkan produktivitas di posisi puncak piramida ambisi ke orang yang dengan murah hati melepaskan tanggungan satu-satu.
Yang paling kentara adalah di tahun itu saya benar-benar melepaskan kegiatan tulis menulis di blog pribadi. Sebuah langkah di luar dugaan, mengingat dalam lima tahun sebelumnya hal itu tidak pernah terjadi. Alhasil, kalau menilik arsip tulisan, terpampang nyatalah itu kosong melompongnya catatan setahun penuh.
Tidak ada target pribadi yang ingin saya raih. Saya mencoba mengikuti alur hidup tanpa ekspektasi. Ada bagus tapi juga ada buruknya bersikap seperti itu.
Satu yang paling saya ingat, di 2018 akhir saya mulai berani mengalokasikan sebagian profit dari trading kripto untuk diuangkan, alias untuk menggaji diri. Sebuah keputusan yang berani tapi juga agak-agak nyebelin kalau diingat-ingat. Untunglah sikap “jangan menyesali apa pun” sudah seiya sekata.