Konstan | Rabu Atmosfer

enam

@31harimenulis

Sebelum selesai mandi sore tadi sempat terbersit pertanyaan: loh, ini musim hujannya sudah lewat, ya?

Meski hanya lewat, tapi kalau dipikir-pikir memang transisi musim tahun ini rasanya sungguh kayak dilakukan setengah hati. Pertama semuanya datang terlambat–hujan pertama mepet akhir tahun. Kedua intensitas curahnya ga seberapa.

Yang bikin lebih senewen adalah meskipun masih belum jelas ini musim apa, Jogja sering banget ngasih atmosfer sumuk yang konstan tak ada obat. Layaknya hari ini.

Kalau beberapa waktu silam saya masih bisa berbaik sangka: ah, segerah ini, pasti nanti hujan. Kalau sekarang? Udah kayak bagian dari rapalan doa ke semesta–karena tidak tahu apa ujungnya.

Barusan saya terbangun dari tidur yang belum genap sejam di tengah desisan suara exhaust fan yang harus rela diforsir lebih lama dari biasanya. Pertama karena dihantui setoran tulisan yang belum terunggah hari ini–takut kebablasan lupa. Kedua karena YAAMPUN INI JOGJA GA BOSEN APA SUMUK BANGET ASTAGA!