Air

16

@31harimenulis

Saya masih sering dibuat bingung dengan istilah penyebutan air yang biasa diminum. Dulu saya memanggilnya dengan air putih. Namun kemudian banyak dibantah karena putih tidak mungkin bening.

Lalu saya menggantinya dengan air bening. Lebih riil. Sayangnya, justru banyak yang tidak paham dan berseru “ha?” minta diulang. Manja. Hingga saya harus mencari padanan lainnya.

Pada kelanjutannya…

Ketemu: air mineral. Kini terdengar lebih familiar.

Sayangnya beberapa waktu yang lalu saya mendapat pencerahan alus. Saya tidak mau menerima pun mengonsumsi air minum dalam kemasan lagi (sebisa mungkin menghindari) karena alasan lingkungan. Toh rasa airnya juga tidak enak. Maka panggilan itu juga mesti diganti segera.

Kebingungan itu masih tetap ada. Belum ada istilah yang benar-benar mengakomodasi.

Saya Aef Anas, orang yang kecanduan minum air “putih”/“bening”/“mineral” atau apa pun aliasnya.