Rabu Pagi

1

Rasanya sia-sia telah melaju motor sebegitu kencangnya melintasi Jalan Solo–Jogja yang penuh kendaraan, ketika telah sampai di depan kelas dan tiba-tiba dosennya melucu.

Telat sedetik pun tidak boleh masuk kelas.

Tadi saya terlambat sembilan menit kalau secara hitungan. Sekiranya itu masih dalam batas toleransi karena biasa dibatasi sepuluh menit. Bahkan ada teman saya yang hanya terlambat lima menit, pun gagal merangsek masuk. Lucu betul pagi ini. Apa yang sedang terjadi padanya? Ada gangguan tidur, kah? Gangguan kehidupan?

Untung saja tidak ada tugas.

Setelahnya Sampoerna Corner masih rela menampung. Masih sanggup untuk melayani hasrat saya mengunduh yang meluap-luap (karena list-nya semakin menumpuk kalau tidak dikurangi).

Senang mengawali proyek #31harimenulis ini. D-day! Kemungkinan besar tiap hari per pekan saya akan memberikan tema khusus pada tulisan saya. Rabu terlihat menarik dengan adanya omelan di pagi hari. Jadi ya, selamat datang di Rabu ajaib!