Look around

Selamat pagi.

Agaknya memang kurang bijak untuk mengatakan hal
ini namun belum juga mengunggah semua draf yang telah saya janjikan
untuk ada. Iya, saya berhutang hal itu, dan akan saya unggah namun
memang belum memiliki kepastian waktu mengenai kapannya.

Inti dari
tulisan ini hanya satu, dan semoga Anda mengerti bahwa ini merupakan
desakan pribadi. Menengok ke belakang, tepatnya pada awal mula 2015 saya
sempat berujar bahwa proyek tiap hari menulis adalah salah satu bagian
terpenting yang harus dilanjutkan. Faktanya, saya menemui lebih banyak
kendala tahun ini meskipun  secara term “writing” saya tetap
melakukannya. Sayangnya, faktor lain di luar itu terlalu berhamburan.
Saya berkali-kali dibuat gamang karena ternyata lingkungan di sekitar
saya tidak berjalan dengan baik sesuai bayangan saya sebelumnya (tidak
seperti tahun sebelumnya). Banyak yang akhirnya menjadi halangan yang
akhir-akhir ini saya pikir, “Kok seperti destruktif, ya?” “Kok banyak
yang jadi nggampangin, ya?”

Saya sedih mengatakan ini. 30
April 2015 merupakan hari terakhir di bulan keempat. Esok hari sudah
memasuki bulan Mei dengan sambutan ribuan bahkan jutaan buruh yang akan
turun ke jalan untuk bereuforia. Saya pun menginginkan hal serupa, saya
menginginkan supaya mulai besok, segala macam distraktor yang justru
sering mengusik pikiran saya sudah tandas diklarifikasi hari ini.

Dengan berat hati, proyek 365 hari menulis jilid kedua saya hentikan hari ini.

Bukan
berarti saya berhenti menulis rutin. Tidak, saya tetap menulis rutin di
sini, bedanya memang tidak terhalang waktu. Satu-satunya alasan mengapa
saya mengambil keputusan ini adalah karena saya ingin mencoba fokus
untuk menggarap proyek menulis lainnya, laman daring yang saya rintis.

Ya,
lingkungan destruktif yang saya tulis sebelumnya lebih mengarah pada
laman tersebut. Saya kok melihat semakin ke sini kondisinya semakin
mencemaskan, saya tidak ingin laman tersebut hilang arah. Maka saat ini
laman daring tersebut adalah prioritas utama saya. Profesional adalah
mutlak karena sebenarnya blueprint depan jelas. Komitmen elemen
pendukungnya yang saat ini saya lihat justru blur.

Terima
kasih telah membaca tulisan ini. Semoga Anda bisa mengerti maksud saya.
Lebih baik lagi kalau di antara Anda ada yang merasa terjawil dan mau
membicarakan hal ini dengan saya.

Terima kasih lagi, untuk
nyaris satu setengah tahun yang menyenangkan dan melelahkan ini, untuk
proyek yang cukup ambisius namun terbukti efektif mencegah kesembronoan.

Saya tetap menulis.