Project 2014 Day 285 of 365
12 Oktober 2014. Bangun tidur yang rasanya bukan bangun tidur. Sekali saya nglilir (terbangun di sela tidur) untuk mencari posisi tubuh yang lebih nyaman. Beralaskan bilah-bilah bambu yang rasanya luar biasa dingin. Belum lagi hawanya masih terasa mistis juga dingin menusuk. Saya memakai kaos kaki cadangannya Eka, sebab dengan bodohnya saya lupa tidak membawa kaos kaki.
Sempat mengamati sekeliling. Teman-teman saya sudah pada bergelimpangan di segala penjuru. Jelas kelelahan. Dari atas terdengar suara orang mengobrol. Ada juga yang sedang menuruni tangga batu menuju ke bawah sini. Sepertinya BSO walk belum juga selesai. Saya menyalakan jam tangan saya dan mendapati waktu hampir jam tiga pagi.
Saya agak kesulitan untuk meneruskan tidur ini lagi. Posisinya belum memungkinkan untuk menghalau dingin. Pagi sebentar lagi.
—
Setelah menulis itu ternyata saya langsung tertidur. Untung sudah tersimpan. Subuh-subuh kami sudah dibangunkan oleh anak acara untuk sholat, senam, dan makan. Rencana semalam yang sempat ingin memotong outbond kemudian dimodifikasi atas kesepakatan bersama. Tidak melakukan susur sungai, hanya bermain-main di area atas. Ada beberapa pos dan saya bersama beberapa lainnya menjaga pos ketiga. Pos air dan tepung.
Saya hampir tidak merasakan lagi kengerian yang sempat terjadi semalam. Ketakutan yang lain, tentang bentuk tanggung jawab kami atas semua kepura-puraan dengan bersikap sok jual mahal kepada angkatan baru untungnya berakhir tidak seburuk yang saya bayangkan. Yakin lah bahwa semua bentuk komdis dan semacamnya itu hanya lah skenario. Saya mencoba menghindari adanya jarak antar angkatan. Semoga dimengerti, terlebih setelah kejadian tidak terduga itu.
Sudah sadar hari ini?
Tontonan hari ini If I Stay (2014). Cari yang ringan-ringan setelah melewati hari yang cukup berat.