IrEd – Day 274 of 365

Project 2014 Day 274 of 365

Diputarkan Buddha Collapsed Out of Shame (2007)

1 Oktober 2014. Saya pertama kali menontonnya ketika SMA. Ketika teman-teman saya yang lain masih terfokuskan pada efek visual film alih-alih plotnya. Film ini juga lah yang menjadi salah satu dasar mengapa saya lumayan sering membanggakan film-film Iran. Karena memang selain film Hollywood, film produksi Eropa dan Iran dan sekitarnya lah yang sering saya apresiasi—banyak yang kemudian menyangkutkannya dengan film Asia Timur, tapi masih saya jawab: belum bisa menikmati film dari region itu.

Buddha Collapsed Out of Shame merupakan permainan emosi dasar. Anda bakal benar-benar bisa menangis ketika melihat berbagai simbol emosional dengan cerdasnya ditampilkan. Pun bisa jadi tercengang ketika sebuah film seintens ini ternyata dibuat oleh anak yang masih berusia belasan.

Tadi di kelas Kajian Film, Cak Budhy memilihkan judul ini untuk diputar sebab masih ada waktu sisa kuliah. Diputarkan lewat streaming YouTube yang sudah dipecah menjadi beberapa bagian, dan ternyata tidak tersedia subtitlenya. Maklum, film ini menggunakan bahasa setempat. Namun saya melihat ekspresi teman-teman yang lain, mereka masih bisa mencerna adegan per adegan.

Lagi-lagi scene ketika si anak kecil perempuan sedang berusaha untuk membeli buku tulis kembali membuat saya berkaca-kaca. Ini adalah bagian yang menurut saya tidak bakal lekang oleh waktu. Ketika kondisi mengasihani yang sebenarnya tidak dianjurkan (sebab sama saja dengan melecehkan martabat orang lain) ditabrakkan dengan kegigihan untuk melakukan hal yang berdedikasi, itu luarbiasa harus dihargai menurut saya. Mungkin berkaca-kaca ini lah salah satu bentuk penghargaan itu.

Tidak banyak yang ingin saya utarakan. Pada intinya hari ini saya merasa benar-benar penuh. Ingin meledakkan kebahagiaan yang rasanya susah untuk dibendung lagi.

Sudah menonton ulang film apa hari ini?