Tahun 20

#20thPROJECT

#week20

20 Tahun

11 September 2014

Tumpah, tumpah semuanya. Yang menjadi puncak dari proyek ini adalah hari ini. Melalui angka 20 dan disandingkan dengan angka 11, bulan ke sembilan pun diakhiri angka 4 di bagian tahun. Melihat mereka bersama-sama rasanya seperti melihat teman lama yang memang sudah sangat ingin dinanti.

Bagi saya sendiri, masalah angka-angka yang terus saja naik bukanlah masalah utama. Dari dulu, komitmen lah modal dasar manusia. Apakah dengan semakin meningkatnya jumlah itu, juga sebanding dengan pencapaian diri?

Tidak harus menuruti kemauan orang lain. Setidaknya janji kepada diri sendiri terpenuhi dan tanpa terjadi pengingkaran. Kalau saja semua hal-hal yang telah terlanjur berkonspirasi itu benar-benar bisa hadir kembali hari ini, mungkin saja saya bakalan sangat terharu, berkali-kali lipat.

Terimakasih Tuhan untuk 20 tahun yang telah terisi dengan kisah-kisah tanpa bayangan bakal benar-benar terjadi sebelumnya. Tidak semuanya menyenangkan, tapi lebih tidak menyenangkan kalau segala hal ternyata hanya berjalan sesuai jalan pikiran.

#20thProject bukan hanya proyek asal. Meskipun pada awalnya memang dimulai dari ketidaksengajaan. Bukan kah manusia butuh memanggil kembali kenangan? Untuk membantunya bersyukur dengan apa yang telah dilalui. Kalau menurut Dewi Lestari di lagunya “Cicak di Dinding”

Bercumbu abadi, menyegarkanku.

20 pekan ini benar-benar membantu saya, memaksa lebih tepatnya, untuk mengingat-ingat tahun demi tahun (yang biasanya, hitungan hari saja malah sudah kepalang lupa).

Resolusi agaknya harus disematkan di tiap mulainya periode baru masing-masing manusia. Tidak harus di awal tahun, tapi kelebihan dari cara awal tahun adalah: tidak berjalan sendirian. Tapi, kalau berjalan mandiri bukan kah bakal lebih menantang?

Pada life plan yang saya tulis sewaktu PPSMB tahun lalu, 2015 tertulis saya harus mengikuti banyak kompetisi serta mengembangkan kemampuan desain yang sudah lumayan terasah untuk urusan yang lebih serius.

Baik lah, saya akan melakukannya. Ditambah, beberapa waktu sebelum ini saya juga sudah kepikiran dengan proyek-proyek baru yang ingin segera direalisasikan: membaca satu buku setiap pekan dan membaca satu script film Hollywood setiap dua pekan. Bakalan berjalan beriringan dengan proyek 365 hari menulis (yang tetap akan berjalan untuk tahun-tahun ke depannya), membaca dan menghafalkan satu paragraf awal artikel berbahasa Inggris setiap hari, menonton dan membuat review singkat minimal satu film tiap hari, juga menulis rutin dan mengontrol perjalanan tersapa.com.

Bisa jadi proyek lainnya bakalan menyusul dengan tiba-tiba.

Saya masih Aef Anas yang suka menonton film tiap hari.

Saya masih Aef Anas yang selalu menyempatkan untuk menonton minimal dua vlog baru di YouTube tiap pagi.

Saya masih Aef Anas yang selalu mencoba rutin menulis, entah itu di tumblr atau di hp/ laptop tiap hari.

Saya masih Aef Anas yang selalu mencoba untuk tidak berbuat tidak menyenangkan kepada orang lain.

Saya masih Aef Anas yang suka melakukan ritual download, di mana pun berada, asal ada koneksi internet.

Saya masih Aef Anas yang sangat tertarik untuk menjadi penulis naskah (script writer) serta memiliki bioskop sendiri.

Saya masih Aef Anas yang masih berusaha rutin membuat vlog dan review film.

Saya masih Aef Anas yang masih akan mendorong teman-teman lain untuk memulai dan atau terus menulis.

Saya masih Aef Anas yang masih suka membaca tulisan orang-orang lain, sebab jiwa tiap tulisan memang beda.

Saya masih Aef Anas yang tidak mempermasalahkan latar belakang orang asalkan orang itu tidak memberikan impresi negatif pada saya.

Saya masih Aef Anas yang tetap bakal mempunyai banyak proyek, minimal memang untuk kepuasan diri.

Saya masih Aef Anas yang butuh deadline jelas untuk segala hal.

Saya masih Aef Anas yang selama hampir dua tahun ini berat badannya konstan di angka 47 kg.

Selamat datang 20. Saya terharu menulis ini. Tinggal bagaimana  bertanggung jawab atas apa yang telah tertumpahkan. Saya masih pribadi yang biasanya kalian kenal.

Tolong ingatkan. Terima kasih :“D

I’m no longer "teenager” hahaha.