#dina23
cacah [1] (n) gambar (pada kulit) bekas cacahan.
Saya melewatkan beberapa hari menulis ini. Proyek selapanan yang sudah berjalan sampai di kuartal akhir. Susah juga ketika harus menuliskan lebih dari satu hal pengalaman dalam satu hari, dalam beberapa tulisan. Bukan kepada substansinya, namun pada gaya menulis yang kemudian saling sama. Tidak ada jeda nyata.
Saya kemudian berpikir, harus seperti apa dalam melunasi hutang itu. Tidak ada maksud untuk melewatkan, karena efektif sejak tanggal 12 Juni 2014, setiap hari saya harus menulis lebih dari lima tulisan. Dua di antaranya akan bersarang di sini. Sisa lainnya bisa dibaca di tersapa.com. Karena beda genre, maka saya mencoba gambling, dengan memadukan susunan alfabet danĀ angka 1–104, lalu diacak dengan bantuan situs random.org, terciptalah susunan sistematis yang harus dicocokkan dengan KBBI.
Hari ini saya kebagian jatah kata “cacah” dalam urutan [1]. Baru sadar juga ternyata kata ini memiliki arti “gambar (pada kulit) bekas cacahan”. Selama ini saya berpikir bahwa cacah adalah bentukan mikro. Lucu juga karena bekas cacahan akan membentuk gambar.
Sebenarnya pendefinisian secara umum lumayan tidak diperhatikan dengan benar. Ketika kata yang masuk ke dalam telinga terdengar asing, maka kemudian coba disambung-sambungkan, dikait-kaitkan, sampai seolah pengertian itu datang dengan sendirinya.