
Project 2014 Day 153 of 365
2 Juni 2014. Bukan menjadi sebuah review konvensional, hanya akan menyoroti beberapa bagian dalam re-boot dongeng Sleeping Beauty. Layaknya tulisan yang sebelumnya sering saya bilang pula sebagai sebuah review, maka seharusnya polanya sudah terbaca: penceritaan ulang atau sinopsis bukanlah poin utama yang akan ditekankan. Namun lebih pada kepuasan yang timbul setelahnya.
Kalau mau dibandingkan dengan Snow White and the Huntsman, maka Maleficent masih selangkah di depannya. Mungkin faktor Angelina Jolie yang begitu kuat karakternya sehingga apabila disebut Maleficent, yang akan terlintas pertama adalah namanya.
Secara keseluruhan, kalau besok tayang di Indonesia dan ada versi 3D nya, maka saya sarankan Anda untuk memilih versi 3D. Visualnya secara jujur saya bilang: keren. Di tengah ramainya pengubahan ke live action untuk banyak kisah animasi, Maleficent bisa dikategorikan kepada konversi yang berhasil. Apalagi pemberian sudut pandang baru yang ditawarkan. Unik.
Dari saya 7.5 bintang dari 10.
Sudah memikirkan dengan sebaliknya tentang apa hari ini?
NB. Saya dibuat sangat terpesona dengan sayapnya!