
Project 2014 Day 149 of 365
29 Mei 2014. Sempat bingung ingin melakukan hal apa, di samping karena hari ini angka kalender berwarna merah. Saya hanya menumpahkan kebingungan dengan cara membuka-buka file video pun film atau series. Kebetulan Kyle XY juga belum tuntas saya tonton keseluruhan episodenya, jadi pilihan utama tertuju pada series ini.
Melanjutkan episode awal yang telah saya tonton terlebih dahulu. Maka babak tengah pada season satu ini lebih diarahkan pada pencarian diri si Kyle. Dia mencoba untuk terus mencari siapa keluarganya dan darimana mereka berasal.
Seperti yang telah saya katakan di beberapa tulisan sebelum ini, Kyle XY adalah sajian unik yang saya anggap bisa memenuhi ekspektasi ketika kita ingin mengetahui fase perkembangan manusia dengan lebih gamblang. Nyatanya memang seperti itu, dimulai dengan fase buta suara, buta verbal, bahkan bahasa non verbal pun masih sukar dipahami, sampai akhirnya melalui tahap penilaian dari penglihatan, pun meniru hal-hal yang dianggap menarik.
Selain itu hari ini juga ditambah dengan tontonan series 24 yang telah memasuki season sembilan. Rasanya masih terlalu ekstrim apabila saya harus memulai dari urutan pertama. Maka saya memilih untuk mengawali dari pilot season sembilan. Toh masih bisa mengikuti juga.
Sampai pada level ini, sebenarnya saya jadi bertanya-tanya sendiri: mengapa saya lebih berminat dengan motion pictures yang mengangkat sisi-sisi psikologis? Dan hal ini dibuktikan dengan genre-genre tontonan saya. Bahkan film #1, terbaik sepanjang masa (versi saya), adalah Memento-nya Christopher Nolan! Sepertinya ada hal-hal lain yang mendasari semua ini, namun bisa jadi saya belum juga sadar dengan alasan: mengapa?
Sudah mengikuti apa hari ini?