Project 2014 Day 140 of 365
20 Mei 2014. One Day mengajari saya hal baru lagi. Tentang banyaknya kemungkinan yang bisa terjadi pada siapa saja. Apapun posisinya, apapun ketakutannya.
Sebenarnya bukan hanya sekali tadi saya diberikan sajian semacam ini. Ada beberapa film lainnya yang juga menyuguhkan presentasi serupa meskipun eksekusinya tentu memiliki nilai kebedaan sendiri-sendiri. Tengok saja The Spectacular Now, pun About Time. Mirip seperti itu.
Film ini menyoroti kehidupan tokoh utama yang sudah dipersembahkan sejak scene pertama. Sebuah kompleksitas hidup manusia yang selalu bermasalah dengan emosi. Bahwa banyak hal bisa terjadi apabila tersedia kemungkinan-kemungkinan yang memang berpotensi. Pengharapan sejak awal yang sering diabaikan bahkan tidak disadari oleh orang yang terlibat. Sebenarnya seperti itu lah siklus hidup berjalan. Pasti. Cobalah untuk sesekali mengamati dengan lebih sabar tentang perjalanan sekitar.
Pemberian ruang yang cukup lebar karena menggunakan sekat tahunan menjadikan sajian ini tambah istimewa, karena memberikan cukup kesempatan bagi audiens untuk memikirkan mengapa kemungkinan itu dan ini bisa terjadi dan tereksekusi. Merupakan presentasi yang baik menurut saya sendiri, karena aspek-aspek dasar yang setidaknya akan mampu membuat saya jatuh cinta pada suatu tontonan, bisa dipenuhi dengan cukup baik.
Menjadi konflik lanjutan ketika bagian akhir penceritaan One Day terlihat agak samar. Menjadikan diskusi lagi, mengapa tidak diberikan lebih vulgar, padahal hal itu bisa lebih mencengkeram emosi yang ingin ditampilkan. Overall, sungguh menyenangkan menjadi pengamat untuk perilaku orang lain.
Sudah mempelajari perilaku apa hari ini?