Eksklusif – Day 97 of 365 

Project 2014 Day 97 of 365 

7 April 2014. Penting tidak sih untuk dianggap eksis? Dianggap akrab dengan atas? Saya sangat terusik hari ini. Ketika ada kumpul angkatan, selalu yang diributin adalah masalah angkatan saya di-blame oleh kakak angkatan kok masih terasa eksklusif. Meanwhile, kami selalu merasa bahwa sebenarnya tuduhan gap itu hanya dibuat-buat. Tidak tahu siapa yang sengaja memanfaatkannya.

Kalau boleh jujur, saya sendiri merasa bahwa gap itu tercipta malah gara-gara perlakuan yang kami terima semester awal kemarin. Ketika saya di hari-hari awal malah sudah merasa ada rasa nyaman berada di komunitas ini. Namun hubungan berjarak tiba-tiba tercipta sesaat setelah adanya kata “sosialisasi.” Tidak masalah apabila semua diberikan dengan baik, perlakukan kami layaknya orang yang setara, kami sudah tahu mana itu disiplin mana bukan dari bertahun-tahun sebelumnya. Bukan lagi badut yang meskipun dihina atau diancam tetap mau melakukan hal yang diminta. Well, tetap ada yang salah dengan sistem ini.

Lalu ketika timbul pertanyaan yang sangat menyudutkan tadi? Tolong jangan salahkan pada peserta sasarannya. Berarti murni butuh instrospeksi internal. Bahwa cara-cara akting antagonis itu sama sekali sudah tidak berguna. Malah merepotkan di kemudian hari, membuat internal mencari-cari cara untuk terus mengalamatkan tuduhan.

Mau merombak sistem?

Tontonan hari ini: Lifeguard (2013).