
Project 2014 Day 89 of 365
30 Maret 2014. Satu lagi hari berharga yang saya lewati dengan sangat bahagia. Tadi dilangsungkan seleksi wawancara Calon Kaca #24. Berarti bertemu dengan banyak individu baru lagi yang memiliki karakteristik beragam dan bisa jadi bakal menarik.
Belajar dari pengalaman seleksi sebelumnya, maka mekanisme wawancara kali ini diubah. Kalau sebelumnya bersifat “keroyokan,” yang pada akhirnya menyebabkan efek samping tepar sistemik, kali ini menjadi pembagian tugas dalam pos. Di mana apabila peserta sudah tuntas di salah satu pos, maka tinggal pulang menunggu hasil. Tidak perlu menggilir pos-pos sisanya. Fleksibel dan tidak melelahkan.
Lagi-lagi saya menemukan anak-anak muda yang memiliki background suram. Entah dalam masalah keluarga, maupun konflik dengan dirinya sendiri. Ada pula yang mengalami paksaan pilihan, semuanya seolah sudah diatur dengan cermat oleh orangtua. Saya merasa bahwa ketidakadilan itu selalu berwujud dalam hal-hal menyebalkan. Minimal bagi saya sendiri sebagai pendengar cerita mereka.
Kaca sepertinya memang menjadi semacam wadah bagi banyak orang yang memiliki masalah-masalah besar. Seperti ada magnet supranatural yang membuat mereka akhirnya mencoba masuk Kaca. Tapi percayalah, sekali masuk, dunia yang berada pada dua sisi: menyenangkan dan mengerikan akan mengalami perpaduan yang sangat ganjil, sangat membuat ketagihan, sangat membuat nyaman! Selamat datang di langkah pertama inisiasi!
Sudah mendengarkan kisah apa hari ini?