Konsep Waktu – Day 54 of 365

Project 2014 Day 54 of 365

23 Februari 2014. Susah untuk meluangkan waktu bagi manusia yang menganggap bahwa 24 jam tidak mencukupi. Seringkali tipe seperti ini muncul di antara kita, bahkan bisa jadi itu malah kita sendiri. Bukanlah sebuah kesalahan default karena untuk setiap yang ada sekarang ini pasti ada sumber ihwalnya. Waktu adalah hal yang luarbiasa gila kalau mau dianggap sebagai bagian dari kajian filsafat pemikiran saya. Coba pikirkan keadaan masa lalu ketika berada di antara kondisi sebelum dan saat-sesudah perumusan konsep waktu itu sendiri. Saya pikir yang dulu mungkin terjadi adalah chaos di semua tempat.

Bolehlah ketika konsep awal hanya berupa perjanjian siang dan malam. Namun pikir saya, bagaimana keadaan saat itu, ketika berbagai macam manusia dengan otak masing-masing berusaha seiya sekata menyetujui pemasukan angka pada kelanjutannya? Saya tidak punya gambaran ide sama sekali, karena cakupannya sudah menjagad biosfer, bukan lagi pada lokasi tertentu, kontinental.

Lebih mengerikan lagi ketika memikirkan konsep baru mengenai kota mana atau titik mana yang akan dijadikan pusat waktu, sentral detak kehidupan dunia. Mengapa kemudian Greenwich yang disembah? Tentu ada perang kepentingan politis abadi yang terjadi! Ketika suatu kebudayaan mencapai masa keemasan, sehingga bisa dengan mudah melakukan akuisisi gambaran besar dari kelompok lain yang telah ada sebelumnya. Bisa lah melakukan inovasi sedikit-sedikit, karena memang begitu kan pola pikir otak manusia? Saya tidak mendalami filsafat, tulisan ini hanya sekedar renungan lalu ketika sore ini dalam posisi sangat tenang sehingga suara jarum jam yang berjalan melingkar pun bisa terdengar jelas. Pun saya sangat menyukai pembahasan-pembahasan baik dari individu pribadi maupun orang banyak mengenai konsep munculnya kesepakatan-kesepakatan untuk banyak hal. Silakan Anda coba, menurut saya sih tetap memarik untuk diulik.

Sudah berfilsafat apa hari ini?

kontinental (a) bertalian dengan benua

ulik, mengulik (v) mengusut; menyelidiki